Implementasi Nilai Keagamaan dalam Second Reality Guna Merawat Kebhinekaan dan Nasionalisme Religius

  • Moch. Arifudin Pondok Pesantren Al Ishlah Lumajang, Indonesia

Abstract

Dewasa ini interaksi sosial lebih sering dilakukan di dalam media sosial. Secara tidak langsung, media sosial telah membentuk dunia kedua bagi peradaban umat manusia. Media sosial tidak lagi menjadi dunia maya bagi manusia melainkan telah membentuk dunia nyata atau realitas ke dua (second reality). Hal tersebut tidak serta merta memberi dampak positif pada kehidupan sehari-hari, dampak negatif dari media sosial juga sering ditemui. Realita yang terjadi dalam media sosial juga memiliki dampak terhadap kehidupan nyata. Seperti yang sering kita ketahui, banyak pertikaian di dunia nyata yang berawal dari media sosial atau second reality. Melihat situasi Indonesia saat ini dimana masyarakatnya mudah diprovokasi dan mudah dipengaruhi oleh media, memberikan celah bagi oknum baik dari luar maupun dari dalam negeri untuk menggulingkan dan memecah belah Indonesia dengan cara adu domba melalui second reality. Ketika hal itu terjadi, maka bukan Indonesia emas yang menanti di tahun 2045 melainkan kehancuran dan kepunahan bangsa yang akan kita temui. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta kajian fenomenologis tentang permasalahan yang tampak dalam media sosial. Sering timbulnya konflik di dalam second reality disebabkan karena nilai dan norma agama kurang bernilai di dalamnya yang membuat setiap penggunanya sering melanggar etika dan berpikiran bebas tanpa agama sebagai stage holder. Karena itu, hendaknya nilai-nilai keagamaan mulai diterapkan dan dimanifestasikan dalam second reality agar kehidupan di dalamnya lebih terkontrol dan kedamaian dapat terwujud. Dengan begitu kebhinekaan dan semangat nasionalisme religius akan mewarnai setiap interaksi dalam dunia maya yang juga sebagai realitas ke dua bagi kehidupan manusia.

Published
Mar 15, 2022
How to Cite
ARIFUDIN, Moch.. Implementasi Nilai Keagamaan dalam Second Reality Guna Merawat Kebhinekaan dan Nasionalisme Religius. Khazanah: Jurnal Edukasi, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 36-45, mar. 2022. ISSN 2685-6247. Available at: <http://jurnal.manlumajang.sch.id/index.php/khazanah/article/view/49>. Date accessed: 27 nov. 2022.
Section
Articles